Rahasia panjang umur ada di angka 5. Kenapa? Hanya dengan membaca artikel ini Anda akan tahu jawabannya.
5 Rahasia Selamatkan Jantung Anda
Ke 5 angka tersebut mewakili kolesterol LDL, HDL, tekanan darah, glukosa puasa, C-reactive protein (CRP) dan detak jantung normal.
Keseluruhannya adalah tanda-tanda vital kehidupan. Tentu sangat penting bagi Anda mengenal kelima unsur tersebut lebih dekat. Dengan begitu jika fungsi mereka tidak optimal, Anda segera tahu dan segera melakukan perbaikan.
Kolesterol
Ketika banyak dokter menggambarkan LDL kolesterol sebagai sampah, seorang ahli lain mengatakan lebih dari itu. “LDL menggambarkan para pembakar hutan, dan HDL adalah hujan buatan plus tim pemadam kebakaran,” kata dr Roger Blumenthal mantan direktur di John Hopkins Ciccarone Center.
“Dan tim pemadam kebakaran yang baik sanggup menangani kerusakan jangka panjang.” Tujuan Anda: LDL yang lebih rendah dari 130 mg/dl dan HDL di atas 40/dl.
Ketimbang membuat perut Anda penuh dengan nasi uduk, sebaiknya isi perut Anda dengan kombinasi serat dari buah-buahan seperti jeruk dan anggur. Jeruk dan anggur diketahui mengandung flavonoid naringin, senyawa antioksidan yang mampu menurunkan LDL hingga 17 persendan mendongkrak pasokan HDL hingga 21 persen.
Tekanan Darah
Setiap pipa minimal memiliki salah satu titik yang retak, itulah gambaran pembuluh darah yang mengalir di tubuh Anda. Hipertensi menjadi faktor paling dominan pemicu ledakan pada pembuluh darah.
“Tekanan inilah yang membuat kerusakan di organ tubuh seperti ginjal, sekaligus meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan gagal jantung. Usahakan tekanan darah Anda berada di level aman 120/80 mmHg,” ungkap dr John Beard, spesialis jantung di Columbia Heart.
Langkah terakhir sebelum Anda tidur, berdoalah. Penelitian terbaru menyebutkan bahwa pria yang berdoa sebelum tidur mengalami penurunan tekanan darah hingga 5 persen ketimbang mereka yang jarang berdoa.
Denyut Jantung
“Denyut jantung normal-tanpa aktivitas adalah salah satu peramal terbaik untuk umur panjang,” terang Beard. Sebuah studi yang dimuat dalam New England Journal of Medicine menyebutkan, pria yang memiliki denyut jantung normal di atas 75 kali/menit.
“Jika Anda melakukan latihan kardio dengan intensitas rendah, kemudian menambahkanya dengan intensitas tinggi 1-2 kali seminggu, maka denyut jantung jantung normal Anda akan turun,” kata Neal Henderson, C.S. kordinator ilmu olahraga di Boulder Center for Sport Medicine.
Glukosa Puasa
Jika merusak pembuluh darah kecil maka retina mata, ginjal dan saraf akan rusak. Jika mengenai pembuluh darah besar maka risiko terkena penyakit kardiovaskuler meningkat 2-4 x lipat dan risiko stroke naik 2 x lipat.
Di Indonesia, kejadian serangan jantung dialami oleh 20-25 persen penderita diabetes. Jika Anda belum berhenti merokok maka risiko ini naik menjadi 3 x lipat.
C-Reactive Protein (CRP)
Turunkan kadar CRP dan lupakan unit gawat darurat. Naiknya CRP biasanya berkaitan dengan tanda peradangan pada pembuluh darah arteri dan serangan jantung. “Level CRP dan kolesterol yang naik adalah pertanda adanya masalah pada jantung,” kata Prof. Barbara Nicklas, Ph.D dari Wake Forest University.
CRP yang tinggi lebih dari 2 miligram per liter, biasanya diakaitkan dengan penyebab kematian pria lainnya, kanker prostat.
Mengasup vitamin C dan magnesium bisa maenjadi langkah pencegahan yang efektif. Penelitian di University of California menunjukkan, mengonsumsi 500 mg suplemen vitamin C setiap hari bisa menurunkan kadar CRP hingga 24 persen.
Sedangkan studi terbaru di Journal of the American College of Nutrition menyebutkan, orang yang kekurangan asupan magnesium berisiko 2x lebih besar mengalami peningkatan CRP. Ingin tercukupi kebutuhan magnesium harian Anda, makanlah pisang.